Wahhhh!...Ternyata Insomnia Bisa Bikin Cepat Lupa Loh!

Nggak sedikit orang yang mempunyai masalah dengan waktu tidurnya atau yang lebih dikenal dengan insomnia. Bagi kamu yang mempunyai masalah seperti ini, sebaiknya berhati-hati mulai sekarang.  Kurangnya waktu tidur ternyata bisa bikin kamu cepat lupa lho!

Ada berbagai faktor yang bisa menyebabkan insomnia, di antaranya stres karena pekerjaan dan waktu tidur yang tertunda atas berbagai alasan. Tidur merupakan saat istirahat untuk semua organ tubuh, kecuali otak yang berperan menghapus ingatan jangka pendek dan mempertahankan ingatan jangka panjang. Ini alasannya yang membuat setelah kita tidur, pikiran terasa lebih segar karena tersedia lebih banyak memori otak untuk digunakan lagi. Selain itu, saat tidur juga merupakan waktu yang baik untuk memperbaiki sel-sel tubuh. Dengan begitu, tubuh akan memproduksi sel darah merah baru yang akan memperlancar asupan oksigen ke otak kita.

Saat kamu mengalami insomnia dan kurang tidur, ternyata kamu akan mengalami gangguan ingatan dan konsentrasi. Rasa lelah  pun juga akan muncul saat kamu beraktivitas pada keesokan hari. Penurunan daya ingat ini akan diawali dengan gangguan konsentrasi yang pada akhirnya bisa membuatmu lupa terhadap hal-hal kecil yang terjadi dalam waktu dekat. FYI, dikutip dari WebMD, ternyata bukan hanya kuantitas atau waktu tidur yang mempengaruhi  daya ingat manusia, tapi juga soal kualitas tidur, Fimelova! Jadi, meskipun kamu tidur sekitar 8 jam, namun sering terbangun selama tidur, ini artinya kamu nggak memiliki tidur yang berkualitas.

Nggak sedikit orang yang mempunyai masalah dengan waktu tidurnya atau yang lebih dikenal dengan insomnia. Bagi kamu yang mempunyai masalah seperti ini, sebaiknya berhati-hati mulai sekarang.  Kurangnya waktu tidur ternyata bisa bikin kamu cepat lupa lho!

Back to the topic. Tenyata bukan cuma short term memory loss yang menghantui penderita insomnia, tapi permasalahan obesitas juga mengancam kamu yang memiliki masalah dengan waktu tidur. Biasanya orang yang belum bisa tertidur pada malam hari sering sekali merasa kelaparan. Betul, nggak? Nah, rasa lapar inilah yang kemudian memicu penderita insomnia untuk makan camilan ataupun makan besar pada waktu yang nggak tepat�we�re looking at you midnight snack eater.

Bagaimana tidak, saat tubuhmu harus beristirahat, kamu malah memaksa organ tubuh untuk kembali bekerja. Mengingat tubuh sudah nggak lagi beraktivitas maka tubuh nggak akan melakukan pembakaran kalori dan mengubahnya menjadi energi. Makanya asupan kalori yang masuk pun hanya akan mengendap di dalam tubuh. Jadi jangan heran, jika beratmu semakin bertambah ya! Buat kamu penderita insomnia akut, sebaiknya segera konsultasikan masalahmu ini pada dokter. Di beberapa rumah sakit di Jakarta bahkan sudah memiliki klinik khusus untuk permasalahan tidur ini lho! Let�s conquer the insomnia!

Sumber : FImela